Tersadar didalam sepiku
Setelah jauh melangkah
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekap tanganmu
Terima kasih Tuhan untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semua kesalahanku yang pernah melupakanmu
Tanpamu tiada berarti
Tak mampu lagi berdiri
Cahaya kasihmu menuntunku
Kembali dalam dekapan tanganmu
Terima kasih Tuhan untuk segalanya
Kau berikan lagi kesempatan itu
Tak akan terulang lagi
Semua kesalahanku yang pernah melupakanmu
terdengar sedikit mirip dengan lirik lagu teman se kampus saya
mungkin lirik diatas pantas untuk saya yang selama ini sudah sering melalaikan perintah-Nya dan mulai mendekati larangan-Nya . Beberpa minggu lalu saya sudah sering berbohong, beberapa hari yang lalu saya telat sholat jama’ah, beberapa jam lalu saya telat sholat dan bangun agak siang.
Yah itu lah hidup manusia memang kadang ada saatnya “On fire” kadang juga “Mlempem” dalam berbagai hal sih ini. Yang saya heran kondisi itu juga berpengaruh pada keseharian juga. Saat sedang malas ke mushola, saat itu juga malas untuk ngobrol dengan orang lain, sampai2 malas nulis Blog. Disinilah peran seorang “Friend” (baca : teman) untukmengingatkan temannya yang sedang “Mlempem”. nulis blog ini pun juga karena peran seorang teman yang telah mengingatkan.
Ya akhirnya saya nulis lagi. Makasih Mz
memang saya harus membiasakan menulis…
Maybe?
Ok rek maju terus dan ojo isin mengungkapkan opo ae walau …
By: Ikasmancacommunity on August 4, 2008
at 5:01 pm
UI ga cuma Jakarta

Salemba ada, Depok pun punya
Romadhon ga cuma puasa
Berani, kita balapan pahala?
Met puasa. Mohon maaf lahir batin ya…
-Agung, csui05-
By: agungfirmansyah on August 31, 2008
at 2:36 pm